Di tengah meningkatnya minat pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri, kebutuhan akan solusi finansial yang transparan dan terpercaya menjadi semakin penting. Bagi banyak mahasiswa internasional dan orang tua mereka, biaya pendidikan bukanlah satu-satunya tantangan. Pengelolaan keuangan lintas negara, pengiriman dana, serta pemahaman terhadap biaya tersembunyi dalam transaksi internasional seringkali menjadi persoalan yang kurang mendapat perhatian.
Melihat kebutuhan tersebut, Media Buffet bersama Wise merancang sebuah kampanye terintegrasi yang bertujuan membangun relevansi Wise di kalangan calon mahasiswa internasional dan mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri. Kampanye ini dilaksanakan melalui kolaborasi strategis dengan NIEC, salah satu konsultan pendidikan luar negeri terbesar di Indonesia, serta melibatkan content creator dan mahasiswa internasional, Zahid Ibrahim.
Alih-alih mengandalkan pendekatan promosi produk secara langsung, kampanye ini dibangun melalui kombinasi riset, edukasi, komunitas, media engagement, dan influencer advocacy untuk menciptakan percakapan yang lebih relevan dengan kebutuhan audiens.
Memulai dari Insight, Bukan dari Produk
Salah satu fondasi utama kampanye ini adalah riset terhadap lebih dari 200 calon mahasiswa yang memiliki minat kuliah di luar negeri. Tujuannya bukan sekadar menghasilkan data, tetapi memahami bagaimana cara mereka mengelola keuangan saat mempersiapkan studi atau menjalani kehidupan saat kuliah di luar negeri.
Pendekatan berbasis insight ini memungkinkan Wise hadir sebagai brand yang memahami tantangan audiensnya, bukan sekadar sebagai platform transfer uang. Hasil riset kemudian menjadi dasar untuk membangun narasi komunikasi yang lebih kuat sekaligus menjadi bahan diskusi dalam berbagai aktivitas kampanye.
Bagi kami di Media Buffet, penggunaan data sebagai fondasi komunikasi merupakan langkah penting untuk meningkatkan kredibilitas pesan yang disampaikan. Ketika sebuah brand mampu berbicara berdasarkan kebutuhan nyata audiens, maka tingkat relevansi dan kepercayaan yang terbentuk akan jauh lebih tinggi.
Menggabungkan Edukasi, Komunitas, dan Media dalam Satu Aktivitas
Puncak kampanye diwujudkan melalui partisipasi Wise dalam World Education Festival Jakarta yang diselenggarakan oleh NIEC.
Yang menarik dari aktivitas ini adalah upaya untuk mempertemukan dua kelompok audiens sekaligus: calon pengguna dan media. Di satu sisi, acara ini menghadirkan siswa dan orang tua yang sedang mempertimbangkan studi ke luar negeri. Di sisi lain, acara ini juga menjadi kesempatan untuk membangun hubungan dengan media melalui pembahasan isu yang relevan dan berbasis data.
Pendekatan seperti ini memiliki tantangan tersendiri karena kedua kelompok audiens memiliki kebutuhan dan perilaku yang berbeda. Namun, hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa konsep tersebut memiliki potensi yang kuat. Selama sesi diskusi berlangsung, terlihat antusiasme dari peserta yang aktif menyimak pembahasan terkait pengelolaan keuangan mahasiswa internasional.
Bagi Wise, aktivitas ini menjadi pengalaman penting karena merupakan salah satu kesempatan pertama untuk berinteraksi secara langsung dengan calon pengguna dalam format offline. Pengalaman tersebut memberikan pembelajaran berharga mengenai bagaimana menggabungkan tujuan komunikasi, edukasi, dan akuisisi audiens dalam satu platform yang sama.
Peran KOL dalam Menambah Kredibilitas
Selain aktivitas offline, kampanye ini juga diperkuat melalui kolaborasi dengan Zahid Ibrahim, seorang kreator konten sekaligus mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri.
Kehadiran Zahid memberikan perspektif yang lebih personal dan autentik mengenai pengalaman hidup sebagai mahasiswa internasional. Dari sisi komunikasi, pendekatan ini membantu menjembatani pesan brand dengan pengalaman nyata yang dialami target audiens.
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kolaborasi tersebut berhasil menciptakan jangkauan yang luas dan meningkatkan awareness terhadap Wise. Namun, evaluasi internal juga menunjukkan bahwa format kolaborasi yang lebih sederhana dan terstruktur kemungkinan akan menghasilkan efektivitas yang lebih tinggi pada kampanye berikutnya.
Kekuatan Partnership yang Melampaui Sponsorship
Salah satu hasil paling positif dari kampanye ini justru muncul dari hubungan yang terbangun dengan NIEC. Selama proses kolaborasi berlangsung, kami menemukan bahwa NIEC sebenarnya telah merekomendasikan Wise kepada para siswanya secara organik sebelum adanya kerja sama formal. Temuan ini membuka peluang untuk mengembangkan hubungan yang lebih strategis melalui program afiliasi dan berbagai aktivitas lanjutan.
Bagi kami, ini merupakan indikator penting bahwa keberhasilan sebuah partnership tidak hanya diukur dari jumlah eksposur yang diperoleh selama kampanye berlangsung, tetapi juga dari potensi kolaborasi jangka panjang yang dapat terus berkembang setelah kampanye selesai.
Ketika partner benar-benar memahami dan mempercayai produk yang dipromosikan, nilai yang dihasilkan akan jauh lebih besar dibandingkan sekadar aktivitas sponsorship konvensional.


