travel hacking

Travel Hacking ala Loyalhackers: Pergi Ke Jepang Dengan Pesawat Kelas Bisnis, Biaya (Hampir) Gratis

Siaran Pers: Untuk Dimuat Segera

Jakarta, 11 Oktober 2018

Pengen traveling ke luar negeri tanpa keluar banyak biaya? Travel hacking adalah solusinya! Salah satu cara travel hacking adalah dengan mengikuti berbagai loyalty program yang diadakan oleh brand tertentu dengan tujuan untuk memberi penghargaan kepada konsumen yang sudah melakukan pembelian berulang kali terhadap brand tersebut. Loyalty program akan menghasilkan poin yang dapat ditukarkan dengan berbagai bentuk privilege, seperti tiket pesawat menuju destinasi impian. Jika sudah mahir travel hacking, tiket pesawat kelas business class sangat mungkin bisa ditebus dengan harga yang murah, atau bahkan gratis.

So, walaupun minim budget, kita tetap bisa berlibur ke mana saja tanpa perlu mengorbankan kenyamanan. That’s the beauty of travel hacking!

Banyak sekali maskapai penerbangan yang sudah menjalankan loyalty program. Contohnya ada GarudaMiles dari Garuda Indonesia, Asia Miles dari Cathay Pacific, JAL Mileage Bank dari Japan Airlines, KrisFlyer dari Singapore Airlines, SKYPASS dari Korean Airlines, Enrich Miles dari Malaysia Airlines, dll. Selama ini, informasi seputar tiket penerbangan, hotel, atau kartu kredit yang mengadakan loyalty program tersebar di berbagai website. Para traveler yang ingin melancarkan aksi travel hacking sering kali kesulitan untuk mendapatkan informasi bermanfaat tersebut.

Beruntunglah saat ini sudah ada blog loyalhackers.com yang memuat berbagai informasin mengenai loyalty program. Blog ini juga memuat petunjuk komplit cara untuk mengumpulkan atau menukarkan loyalty point menjadi produk premium seperti terbang keluar negeri dengan kelas bisnis. Banyak travel hacker juga turut membagikan tips dan trik travel hacking dalam loyalhackers.com. Salah satunya adalah Marianne Rumantir, CEO sekaligus pendiri dari Member.id, startup spesialis perancang loyalty program yang sudah menangani berbagai brand. Marianne pernah terbang ke Jepang dengan memanfaatkan loyalty program dari Japan Airlines Mileage Bank, American Airlines AAdvantage dan SPG. Tiket penerbangan kelas bisnis pesawat Boeing 777-300ER dari Bandara Soekarno Hatta Jakarta menuju Bandara Narita Tokyo ia tebus tidak lebih dari 800 ribu rupiah. Sangat jauh dari harga aslinya sekitar Rp 15-20 juta.

Sejauh ini, blog loyalhackers.com menjadi website Indonesia pertama yang menyediakan seluruh promo dan loyalty program penerbangan, kartu kredit, hotel dan restoran. Dengan mengikuti tips dan trik travel hacking dari blog ini, generasi milenial Indonesia akan bisa berlibur ke berbagai negara dengan budget akomodasi yang hampir gratis. Blog ini juga memuat cerita dan review dari para traveler yang telah mendatangi berbagai belahan dunia.

“Travel-hacking dengan memanfaatkan reward atau loyalty point sudah jadi tren di Amerika Serikat, Australia dan juga Eropa. Skema ini sama-sama menguntungkan buat traveller, dan beragam brands termasuk maskapai dan perusahaan kartu kredit. Namun karena di Indonesia masih sedikit informasi tentang loyalty program dan terutama bagaimana cara untuk travel hack, maka Member.id buat blog loyalhackers.com supaya makin banyak orang yang bisa memanfaatkan loyalty program dengan cara yang lebih unik dari hanya sekadar memburu diskon,” ujar Marianne pada acara peluncuran loyalhackers.com yang diadakan pada Kamis (11/10) di Jakarta.

Sementara travel hacker lainnya yang juga kontributor blog loyalhackers.com, Tantra Tobing, memanfaatkan banyak loyalty program dari transaksi kartu kredit. “Agar bisa memaksimalkan loyalty point, kita harus disiplin, rutin, dan setia pada kartu kredit dan airline partner tertentu. Tahun ini saja, saya sebelas kali terbang gratis dengan first class Singapore Airlines berkat memanfaatkan loyalty point. Saya juga sudah merasakan perjalanan dengan salah satu kursi penerbangan termewah di dunia yaitu Suites terbaru Singapore Airlines,” kata Tantra, bankir yang juga mengaku sebagai seorang avgeek ini.

Tentang Member.id

Member.id adalah startup spesialis pengelola layanan loyalitas (loyalty program) di Indonesia yang didirikan oleh Marianne Rumantir dan Robert Tedja. Produk dan servis yang disediakan oleh Member.id bersifat end-to-end, mulai dari konsultasi, pembuatan, pengembangan hingga pengelolaan operasional. Melalui platform tersebut, penggunanya dapat mengubah loyalty reward ke berbagai macam bentuk penukaran yang menguntungkan. Hingga saat ini, total transaksi pada seluruh platform yang dibuat oleh Member.id telah mencapai hampir 100 juta poin.

Sejumlah brand yang telah mempercayakan loyalty program-nya pada Member.id adalah Ismaya Group, The Union Group, Artotel Group, Djarum (LAZone), Unilever, termasuk Garuda Miles sebagai loyalty partner. Sejak akhir 2016, Member.id merancang ulang program Ismaya Lifestyle Card dan berhasil meningkatkan transaksi keanggotaan bisnis tersebut hingga 1.000 persen dalam jangka waktu dua belas bulan.

Baru-baru ini, Member.id mendapatkan suntikan dana Pra Seri A dari East Ventures dan Ace Capital. Dana tersebut akan dikembangkan Member.id untuk memperluas jangkauan bisnis ke industri travel dan hotel. Selain itu, Member.id juga berencana merambah model bisnis business-to-consumer (B2C) dengan meluncurkan produk e-wallet berbasis blockchain pada 2019.

Fakta Menarik Tentang Loyalty Program

Pada banyak perusahaan, mayoritas pendapatan diperoleh dari pelanggan setia daripada pelanggan baru. Rata-rata, 70 persen dari pendapatan perusahaan berasal dari hanya 20 persen basis pelanggannya. Sementara itu, dibutuhkan tiga hingga sepuluh kali lebih banyak biaya untuk mendapatkan pelanggan baru dibandingkan dengan mempertahankan pelanggan setia. Karenanya, kesetiaan pelanggan adalah sesuatu yang potensial untuk dapat diberdayakan. Tak hanya perusahaan yang akan diuntungkan, pelanggan setia pun juga mendapatkan reward eksklusif serta berbagai privilege lainnya.

Riset yang dirilis Member.id menunjukkan bahwa 5 persen peningkatan kesetiaan pelanggan dapat menaikkan keuntungan rata-rata per konsumen sebesar 25 hingga 100 persen. Sementara itu, 55 persen Milenial mengaku setia terhadap suatu brand, dibandingkan 39 persen dari grup berumur 35 ke atas. Dari angka tersebut, Member.id melihat adanya kebutuhan brand untuk mengelola perilaku konsumen dengan cara yang lebih efektif, yaitu melalui loyalty program. Melalui strategi loyalitas yang baik, loyalty program mampu mendorong pelanggan untuk tetap setia terhadap brand tertentu.

Share with

Leave a Reply

Popular Post
Archives
en_US